UMK Kaltim dan Kaltara 2016

UMK Kaltim dan Kaltara 2016

UMK Kaltim dan Kaltara 2016. Belum semua UMK Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur tahun 2016 ditetapkan oleh Gubernur. Seperti di Kabupaten Berau sampai saat ini belum ada kesepakatan antara perwakilan serikat buruh dengan Apindo yaag mewakili perusahaan mengenai besaran UMK. Sedangkan Kabupaten Kutai Barat masih berlangsung proses Pilkada menunggu pelantikan secara resmi Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Daerah lainnya yang belum ada ketetapan UMK yakni Kabupaten Mahakam Ulu. Di daerah ini sampai sekarang belum terbentuk Dewan Pengupahan yang merupakan perwakilan bipatriat (serikat buruh, Apindo dan wakil pemerintah).

Sehingga sesuai ketentuan jika kedua (Kab Kubar dan Mahulu) belum ada pengaturan UMK maka besaran upah minimum kabupaten akan mengikuti UMP Provinsi. Seperti diketahui upah minimum provinsi (UMP) Kaltim mencapai Rp 2.161.253 atau naik sebesar 7% dibandingkan UMP tahun 2015. Kenaikan UMP Kaltim belum mengikuti rumusan seperti yang tertuang dalam PP 78/2015 dimana kenaikan upah merupakan gabungan antara tingkat pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

UMSK Kaltim 2016

Berikut daftar Upah Minimum Sektoral Kabupaten/kota (UMSK) di Provinsi Kaltim yang sudah ditetapkan:

1. UMSK Kukar
Berdasarkan surat keputusan Gubernur Kaltim no No.561/K.114/2016, Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Kukar untuk sektor pertambangan batu bara sebesar Rp 2.315.250. Lebih tinggi Rp 10.250 dari UMK Kukar 2016 atau naik Rp 19.160 (0.8%) dibandingkan UMSK tahun 2015 yang jumlahnya Rp 2.296.100 per bulan.

2. UMSK Kubar
Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Kutim untuk sektor pertambangan 2016 sebesar Rp 2,368 juta. Angka tersebut naik 4,4 persen dibandingkan tahun 2015 yang mencapai Rp 2.268.000.

3. UMSK Kutai Timur (Kutim)
Upah minimum sektoral Kabupaten Kutai Timur sektor pertambangan batu bara tahun 2016 ditetapkan sebesar Rp 2.381.000 berdasarkan Keputusan Gubernur No.561/K.802/2015

4. UMSK Paser
Upah minimum sektoral Kabupaten Paser sektor perkebunan tahun 2016 ditetapkan sebesar Rp 2.220.000 berdasarkan Keputusan Gubernur No.561/K.1/2016

5. UMSK Bontang
Upah minimum sektoral Kota Bontang sektor industri pengolahan kimia dasar organik dan Aorganik tahun 2016 ditetapkan sebesar Rp 2.780.000 berdasarkan Keputusan Gubernur No.561/K.26/2016

UMK Kaltim dan Kaltara 2016

UMK Kaltim dan Kaltara 2016

Pj Gubernur Kaltara telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang UMK tahun 2016 bagi tiga Kabupaten dan satu kota di Provinsi Kalimantan Utara. Upah minimum kabupaten/kota yang diputuskan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2016 untuk semua sektor. Kabupaten/Kota yang telah ditetapkan besaran UMK tersebut adalah Kabupaten Bulungan, Nunukan, Malinau serta Kota Tarakan. Sedangkan satu daerah lagi yakni Kabupaten Tana Tidung, upah minimum kabupaten akan mengikuti UMP Kaltara. Hal ini disebabkan di KTT belum memiliki Dewan Pengupahan yang berwenang menetapkan UMK. UMP Kaltara tahun 2016 sendiri mencapai Rp 2.175.340.

UMK tertinggi di Kaltara masih dipegang Kota tarakan dengan besaran Rp 2.723.388, selanjutnya Kab Malinau, Nunukan, Bulungan an terakhir Tana Tidung.

Berikut kami kutip dari situs biaya.net

Berikut adalah rangkuman dari Kaltim dan Kaltara:

Kaltim (UMP) : Rp. 2.161.253
Samarinda : Rp. 2.256.056
Balikpapan : Rp. 2.225.000
Kukar : Rp. 2.305.000
Mining Kukar : Rp. 2.315.250
Kutim : Rp. 2.276.000
Mining Kutim : Rp. 2.368.000
Kubar : Rp. 2.030.016 ( 2015 )
Mining Kubar : Rp. 2.255.724 ( 2015 )
Berau : Rp. 2.381.300 ( 2015 )
PPU : Rp. 2.440.000
Tarakan : Rp. 2.723.388
Paser : Rp. 2.193.000
Nunukan : Rp. 2.300.000
Bulungan : Rp. 2.200.000 ( 2015 )
Bontang : Rp. 2.337.461
Kebun Paser : Rp. 2.160.000 ( 2015 )
Industri kimia Bontang : Rp. 2.650.000 ( 2015 )

Sekian tentang UMK Kaltim dan Kaltara 2016, Akan kami update apabila ada pembaharuan UMK terbaru. Terima Kasih, salam Kaltim Karir.

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker